Ini Resiko Jika Terjadi Kanker Rahim

Kanker Rahim adalah tumor ganas pada endometrium atau disebut juga sebagai lapisan rahim. Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause, paling sering menyerang wanita berusia 50-60 tahun. Penyakit tersebut merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita, kanker tersebut bisa menyebar (metastase) secara lokal maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening atau ke bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah). Penyakit ini harus sangat di waspadai karena sudah tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

Jadi penyebab kanker rahim belum diketahui dengan pasti namun sebagian menyebutkan Human papilloma Virus atau HPV merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Pada wanita yang menderita kanker rahim tampaknya memiliki faktor resiko tertentu.

Faktor resiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit. Wanita yang memiliki faktor resiko tidak selalu menderita kanker rahim, sebaliknya banyak penderita kanker rahim yang tidak memiliki faktor resiko. Beberapa faktor resiko pada penyebab kanker rahim menurut penelitian antara lain umumnya pada usia anker uterus terutama menyeranga wanita berusia 50 tahun keatas, Terapi Sulih Hormon (TSH). TSH digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis dan mengurangi resiko penyakit jantung atau stroke. Wanita yang mengkonsumsi estrogen tanpa progesteron memiliki resiko yang lebih tinggi. Pemakaian estrogen dosis tinggi dan jangka panjang tampaknya mempertinggi resiko ini. Wanita yang mengkonsumsi estrogen dan progesteron memiliki resiko yang lebih rendah karena progesteron melindungi rahim. Faktor selanjutnya yaitu Obesitas, Tubuh membuat sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker rahim pada wanita obesitas yang bisa mengganggu perkembangan bayi 4 bulan di rahim anda.

Post Author: eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published.